Dirhamsyah

Di saat orang-orang terlelap, pak Dirhamsyah sudah terjaga dari tidurnya, ia mulai mengambil air wudhu, merapikan beberapa barang yang terdapat di mushola serta membersihkan lantai yang terlihat kotor. Menjelang waktu subuh tiba, ia putar lantunan murotal Al Qur’an lewat speaker mushola agar orang-orang yang masih tidur, terjaga dari buaian mimpi. Subuh memang menjadi waktu terberat untuk bisa bangun dan melaksanakan sholat berjamaah.

Sudah puluhan tahun pak Dirhamsyah menjalani kegiatan ini, karena  memang tugasnya sebagai seorang penjaga mushola yang membuatnya harus melakukan itu semua. Namun sungguh, hatinya begitu ikhlas menjalaninya, ia tahu ada pahala yang ia dapatkan disetiap debu yang ia sapu di lantai mesjid, lebih dari itu tidak ada kemulian bagi seorang manusia selain mendapatkan ridho Rabb-nya. Dan itulah yang sungguh ia harapkan.

Sebagai seorang penjaga mushola, tidak banyak yang bisa ia harapkan terutama dari segi materi. Kalaupun mau dihitung, mungkin pemberian yang ia dapatkan dari menjaga dan membersihkan mesjid tidaklah seberapa. Oleh karena itu, disamping kewajibannya menjaga mushola, ia juga melakukan pekerjaan sampingan. Bekerja apa saja asalkan bisa mendapatkan rezeki halal rasanya lebih dari cukup.

Disela-sela kesibukannya, terkadang ia berfikir andai ia bisa sholat langsung di depan Ka’bah, rasanya pasti sangat bahagia sekali. Keinginan untuk bisa beribadah haji atau umroh memang wajar diinginkan oleh setiap muslim, termasuk oleh pak Dirhamsyah. Hanya saja, ia sadar diri akan kemampuan dan kondisinya. Berat rasanya jika mengandalkan dari uang pribadi karena memang belum mencukupi biaya untuk umroh.

Saat ini, pak Dirhamsyah hanya bisa terus berdoa sambil melakukan ikhtiar semampunya untuk bisa menginjakkan kaki ke tanah suci. Dari kisah ini kita jadi semakin tahu bahwa banyak sekali orang-orang yang mendambakan untuk bisa pergi ke Mekkah. Oleh karena itu, beruntunglah bagi mereka yang sudah pernah berhaji dan umroh.

Selain ibadah haji dan umroh, ada juga ibadah lainnya dalam agama islam yang tidak kalah penting untuk dilakukan namun terkadang masih banyak orang yang mengabaikannya, contohnya saja seperti berwakaf. Seandainya orang tahu bahwa wakaf sangatlah penting untuk kebaikan dunia akhirat, niscaya orang akan berlomba-lomba mengumpulkan harta benda untuk diwakafkan. Sebenarnya, jika kita memiliki penghasilan tetap, sangat mudah untuk bisa berwakaf secara rutin yaitu dengan mengikuti asuransi wakaf . Uang yang kita sisihkan untuk membayar premi asuransi wakaf ini nantinya akan dikelola dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat, tentunya dengan sistem pengelolaan yang sesuai dengan kaidah syariah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *