Tukang listrik adalah salah satu orang yang paling penting dalam pembangunan sebuah rumah. Mereka bertugas memasang instalasi listrik di rumah-rumah yang dibangun dengan aman. Instalasi listrik yang dipasang pun juga harus aman untuk digunakan sehingga nantinya tidak menimbulkan bahaya seperti konsleting listrik yang mengakibatkan hal berbahaya lain.

Seorang tukang yang bekerja di bidang kelistrikan pastinya memiliki alat pertukangan listrik yang digunakan. Mereka menggunakan alat tersebut baik untuk mengukur tegangan listrik sehingga bisa mengaturnya ataupun peralatan untuk memasangnya. Apa saja peralatan listrik yang digunakan seorang tukang di bidang kelistrikan untuk mengukur tegangan listrik?

Listrik Rumah

  1. Ampere Meter

Peralatan yang biasanya dimiliki seorang tukang di bidang kelistrikkan dalam pekerjaannya adalah ampere meter. Ini adalah alat yang digunakan untuk mengukur tegangan listrik yang paling umum digunakan kebanyakan tukang. Alat yang satu ini memiliki fungsi untuk mengukur arus listrik yang terjadi pada rangkaian elektronika.

Selain itu, alat ini juga bisa mengukur arus listrik yang terjadi pada rangkaian elektrikal. Alat ukur listrik yang satu ini memiliki satuan ampere atau A. Dalam dunia ilmu pengetahuan, satuan ini umumnya dituliskan dalam bentuk I.

  1. Volt Meter

Peralatan listrik berikutnya yang lazim digunakan seorang tukang di bidang kelistrikkan adalah volt meter. Volt, dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai tegangan. Sedang meter adalah sebuah satuan yang lazim digunakan pada pengukuran. Sama seperti ampere meter, alat yang satu ini bisa digunakan pada rangkaian eletronika dan rangkaian elektrikal.

Namun, alat yang satu ini tidak digunakan sesering ampere meter. Biasanya, volt meter ini sering dijadikan sebagai alat ukur tegangan pada rangkaian di saat kritis. Alat ini berfungsi mengukur frekuensi pada setiap rangkaian yang bekerja dalam arus listrik jenis AC. Satuan dari frekuensi ini merupakan banyak suatu gerakan per detiknya.

  1. Ohm Meter

Ragam alat listrik yang biasanya digunakan seorang tukang listrik berikutnya adalah ohm meter. Berbeda dari ampere meter dan volt meter yang digunakan untuk mengukur tegangan dan frekuensi, perangkat listrik yang satu ini digunakan untuk mengukur tahanan dan hambatan pada suatu rangkaian listrik.

Ini adalah alat yang sangat penting bagi seorang tukang yang bekerja di bidang kelistrikkan. Namun, meski digunakan oleh seorang tukang di bidang listrik, penggunaan alat listrik yang satu ini sebenarnya sangat sederhana. Anda hanya perlu meletakan jarum yang ada di alat tersebut pada satu ujung dan jarum lainnya pada ujung lainnya saja.

  1. Watt Meter

Terakhir ada Watt Meter. Alat yang satu ini biasanya digunakan seorang tukang di bidang kelistrikkan untuk mengukur daya pada suatu komponen ataupun rangkaian listrik. Sama seperti peralatan listrik lainnya, alat yang satu ini juga penting digunakan seorang tukang di bidang listrik agar pekerjaannya bisa maksimal.

Anda mungkin sudah tahu bahwa Watt adalah satuan yang digunakan PLN untuk mengukur pengecekan daya listrik suatu rumah atau bangunan. Ini jugalah yang digunakan seorang tukang di bidang listrik untuk mengukur daya di rumah Anda.

Itulah ragam peralatan listrik yang harusnya dimiliki seorang tukang listrik dalam memasang instalasi listrik di sebuah rumah ataupun bangunan. Dengan peralatan pengukur listrik tersebut, mengukur tegangan listrik menjadi lebih aman dan hasilnya pun aman. Anda yang tinggal di rumah tersebut jadi bisa menikmati arus listrik tanpa takut konsleting listrik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *